Uni Eropa (UE) mengutuk serangan Israel terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, Senin (14/10/2024). Mereka juga menolak tuduhan Israel bahwa PBB menempatkan pasukan penjaga perdamaian di sana untuk menghalangi operasi militer melawan Hizbullah.
Enam belas negara UE berkontribusi pada pasukan penjaga perdamaian UNIFIL. Kepala kebijakan luar negeri UE Josep Borrell mengatakan bahwa pekerjaan mereka sangat penting dan bahwa serangan Israel kepada pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah tindakan yang tidak dapat diterima.
Berbicara di Luksemburg sebelum memimpin pembicaraan antara menteri luar negeri Uni Eropa, Borrell menggarisbawahi bahwa Dewan Keamanan PBB yang akan memutuskan apakah UNIFIL harus dipindahkan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu meminta UNIFIL untuk mematuhi peringatan Israel untuk berpindah posisi. Netanyahu menuduh mereka telah membangun perisai manusia untuk melindungi Hizbullah.