Pemerintah Kota Bengkulu mencatat bahwa hingga saat ini, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak seperti kambing, sapi, dan kerbau belum ditemukan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu, Henny Kusuma Dewi, mengonfirmasi bahwa tidak ada gejala atau laporan terkait PMK di wilayah tersebut.
Meski demikian, pihak DKPP Kota Bengkulu telah melakukan koordinasi dengan Balai Veteriner Lampung untuk mempersiapkan langkah-langkah jika kasus PMK ditemukan.
“Jika ada gejala atau laporan, kami akan segera mengirim sampel untuk pemeriksaan,” kata Henny,
Selain koordinasi, pihaknya juga rutin melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak setiap enam bulan sekali. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran PMK dan menjaga kesehatan hewan ternak di Kota Bengkulu.
Henny menambahkan, pihaknya juga gencar memberikan edukasi kepada peternak melalui sosialisasi langsung terkait penanganan dan pencegahan PMK. Dengan begitu, peternak dapat lebih memahami pentingnya vaksinasi dan langkah-langkah preventif lainnya.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap agar penyebaran PMK dapat dihindari dengan upaya yang sudah dilakukan, baik dari segi vaksinasi maupun koordinasi dengan pihak terkait. Mereka tetap berupaya menjaga kesehatan hewan ternak agar tetap aman dari penyakit menular tersebut.